Ditulis oleh Tukang Ngoprek Rabu, 10 Juni 2009 10:13
A. VISI
Sebagai implikasi dari globalisasi, terjadi perubahan dalam paradigma pendidikan. Pertama, paradigma proses pendidikan yang berorientasi kepada guru/dosen/lembaga bergeser ke sistem yang berorientasi kepada peserta didik. Dengan semakin banyaknya sumber belajar alternatif yang bisa menggantikan fungsi atau peran guru/dosen, maka peran guru/dosen berubah menjadi fasilitator. Kedua, paradigma proses pendidikan tradisional yang berorientasi kepada pendekatan klasikal dan formal di dalam kelas, bergeser ke model pembelajaran yang lebih fleksibel, antara lain melalui sistem pendidikan jarak jauh yang dewasa ini semakin popular. Ketiga, mutu pendidikan suatu negara tidak hanya akan diukur dalam konteks negara itu, melainkan dibandingkan dengan standar internasional. Keempat, semakin populernya pendidikan seumur hidup dan mencairnya batas antara pendidikan di sekolah dan diluar.
Dengan adanya keadaan yang penuh tantangan dan banyaknya hal yang berkaitan dengan ketidakpastian akibat perubahan-perubahan yang sering terjadi, pelaksanaan peran Dinas Pendidikan sudah harus berubah.
Sebagai salah satu Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Dinas Pendidikan bertanggungjawab untuk membantu pelaksanaan otonomi daerah dalam hal pelaksanaan kewenangan bidang kependidikan yang menjadi kewajiban Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dalam rangka menunjang dan membantu Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam menuju kesuksesan pelaksanaan fungsi tersebut, Dinas Pendidikan menyusun visi-nya yang menunjukkan jati diri dan fungsinya sebagai berikut:
"Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Cerdas, Berkarakter dan Berakhlak Mulia"
Pernyataan Visi Dinas Pendidikan sepenuhnya mengacu pada pernyataan visi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yaitu ” TASIKMALAYA YANG RELIGIUS/ISLAMI, SEBAGAI KABUPATEN YANG MAJU DAN SEJAHTERA, SERTA KOMPETITIF DALAM BIDANG AGRIBISNIS DI JAWA BARAT TAHUN 2010”. Hal ini dapat dipahami mengingat Dinas Pendidikan merupakan bagian integral dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dalam konteks tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan, visi Dinas Pendidikan memaklumatkan bahwa Dinas Pendidikan akan secara harmonis mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui koridor tugas pokok dan fungsinya, yakni pengembangan pendidikan menuju manusia yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia.
Kemudian, apabila diinterpretasikan ke dalam perspektif balanced scorecard, pernyataan visi Dinas Pendidikan tersebut setidaknya sudah memperlihatkan keseimbangan diantara perspektif utama suatu organisasi: perspektif pelayanan, perspektif peningkatan proses internal dan perspektif dinamika Sumber Daya Manusia
Pengembangan pendidikan tercakup didalamnya unsur subyek yang akan dikembangkan yang merupakan aspek dinamika sumber daya manusia, aspek proses pengembangan merupakan usaha peningkatan proses internal serta aspek outputs pengembangan berupa pelayanan pendidikan. Pada masa datang, Dinas Pendidikan ingin dipandang oleh masyarakat sebagai Dinas yang berhasil dalam melakukan pembangunan pendidikan.
B. MISI
Terwujudnya visi yang dikemukakan pada bagian sebelumnya merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh segenap personil Dinas Pendidikan . Sebagai bentuk nyata dari visi tersebut, ditetapkanlah misi Dinas Pendidikan yang merupakan alasan keberadaan Dinas Pendidikan di tengah-tengah lingkungannya, pernyataan misi Dinas Pendidikan memperlihatkan kebutuhan apa yang hendak dipenuhi oleh organisasi dan sejalan dengan kebutuhan tuntutan masyarakat.
Misi Dinas Pendidikan ditetapkan sebagai berikut ;
Meningkatkan Perluasan dan Pemerataan Pendidikan.
Meningkatkan Mutu dan Relevansi Pendidikan.
Mengembangkan Sistim dan Manajemen Pendidikan.
Memberdayakan Kelembagaan Pendidikan Menuju Kemandirian.
Misi tersebut disusun dengan mempertimbangkan adanya kebutuhan ataupun tuntutan pada masyarakat yang menginginkan adanya perluasan dan pemerataan pendidikan. Pemenuhan kebutuhan publik itu dijadikan misi yang hendak dicapai oleh Dinas Pendidikan, yakni melalui upaya peningkatan mutu dan relevansi pendidikan dengan mengembangkan sistim dan manajemen pendidikan serta pemberdayaan kelembagaan pendidikan menuju kemandirian.
Apabila diintepretasikan ke dalam perspektif balanced scorecard, pernyataan misi Dinas Pendidikan tersebut setidaknya sudah memperlihatkan keseimbangan di antara perspektif organisasi utama: perspektif pelayanan, perspektif peningkatan proses internal dan perspektif dinamika SDM sebagaimana terlihat pada tabel berikut:
Perspektif Misi Strategis Outcome Manusia Cerdas, Berkarakter dan Berakhlak Mulia Pelayanan Meningkatkan Perluasan dan Pemerataan Pendidikan. Peningkatan Proses 1. Meningkatkan Mutu dan Relevansi Pendidikan. 2. Mengembangkan Sistim dan Manajemen Pendidikan Dinamika SDM Memberdayakan Kelembagaan Pendidikan Menuju Kemandirian.
Manusia yang cerdas, berkarakter dan berakhlak yang dicita-citakan adalah kolektivitas manusia yang memiliki keunggulan yang merupakan outcomes atau hasil dari kegiatan perluasan dan pemerataan pendidikan. Perluasan dan pemerataan pendidikan akan efektif jika ditunjang oleh aktifitas yang bersifat peningkatan proses berupa upaya peningkatan mutu dan relevansi pendidikan serta pengembangan sistim dan manajemen pendidikan. Baik peningkatan proses internal maupun pelayanan pada akhirnya bergantung pada aktivitas Dinamika SDM melalui keberadaan kelembagaan pendidikan dan satuan pendidikan yang semakin mandiri.